jump to navigation

Mengukur Tingkat Penguapan Olie 21 Maret 2013

Posted by MazPed in Opini, Review.
Tags: ,
trackback

Mungkin hal yang sering luput dari perhatian kita adalah masalah tingkat penguapan olie.

Ya karna tiap kita ganti olie selalu di lakukan di bengkel, atau kalo kita ganti sendiri selalu males mengurus olie bekas dan membuangnya begitu saja.

Olie seiring di gunakan akan menguap, seberapa besar penguapan kita tak akan tau kalo gak mengukurnya.

Kali ini ane iseng aja, mau coba-coba mengukur tingkat penguapan olie merk Enduro matic pada Vario 125 setelah masa pakai 2.250km.

Uedyan… 2.250km lagi ganti… :mrgreen:

Pertama beri tanda dulu pada kemasan olie baru…tinggi olie asli

Tap olie pake wadah boss….

Buat Vario, kalo trik ane, pake standar samping aja bosss.. Lalu di tegak’kan aja di pegangin.

Kalo standar tengah, wadah olie mesti ke injek standar tengah, repot malahan.

tap olie lama

Tutup baut pembuangan olie, lalu tuang olie baru….

tuang olie

Lalu tuang olie bekas pada wadah tadi ke botol olie yang tadi di tuang.

tuang olie bekas

Lalu liat seberapa selisihnya dengan olie baru tadi…

kadar penguapan

Untuk jarak tempuh 2000 km penguapan olie sebesar itu ( pada gambar ) masih cukup WAJAR bossss.

Bila penguapan terlalu extrim, cek deh sektor engine, jangan2 gak hanya menguap, bisa jadi olie rembes, knalpot ngebul atau sebab lain.

Bila tidak di temukan kejanggalan ( rembes atau ngebul ) mungkin kita harus memperpendek periode penggantian oilie, jika biasanya tiap 2000km… di perpendek jadi 1500 atau 1000.

Atau kita bisa mencoba olie dengan merk lain.

Tingkat penguapan berpengaruh akan beberapa faktor, termasuk gaya riding kita, suhu sekitar, pemakaian sehari2.

Motor yang di pake dalam jam terbang tinggi tentu akan berbeda penguapannya dengan motor yang di gunakan hanya untuk jarak dekat saja.

Sooo… dalam merawat motor kita harus jeli, jangan sampai kita lengah, tidak sadar akan ketidak normalan yang terjadi.

Jadi kita bisa antisipasi agar ketidak normalan tidak berbuah menjadi kerusakan….

Semoga berguna.

Iklan

Komentar»

1. rusmanjay - 21 Maret 2013

sip…. sama aja oli bekas motor saya segitu

2. Diposedicigp8 - 21 Maret 2013

oline jik nyantol nang head +- 100ml lho :mrgreen:

3. MazPed - 21 Maret 2013

Pergantian olie 800 ml, pembongkaran 1000ml.
kalo nyantol nang head gak melu di itung, kan podho ae pada saat pengisian sebelumnya sudah ada yg nyantol di head lalu di tambah 800ml.
dadi impas nuh…

4. Maskur - 21 Maret 2013

kan enek sing keri neng sela-sela bagian mesin

MazPed - 21 Maret 2013

yup… mangkane nek pengurangan semono kuih tasih wajar pakde… ๐Ÿ˜€

5. emir99 - 21 Maret 2013

Oalah ngono to?! ๐Ÿ™‚

6. Joko - 22 Maret 2013

Baru 2.250km sudah ganti? Cepet amat? Vario 125ku 4.000km pakai oli standar ahm saja masih bagus kok. Beda medan dan tangan mingkin?

hasim adnan - 22 Maret 2013

kejam amat…

7. Trisna Ariwibawa - 22 Maret 2013
8. Dian - 22 Maret 2013

trike ampuh ๐Ÿ˜€

9. bcellcibitung - 25 Maret 2013

kl knalpot ngebul yg mesti di cek apa aja gan ?

10. ipanase - 31 Agustus 2013

mantebh suhu


Bagaimana Menurut Masbro....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s