jump to navigation

Vario 125-ISS Fitur Cerdas Yang Gak Mudah di Contek 19 Mei 2013

Posted by MazPed in Opini.
Tags:
trackback

Artikel basiiiiiiiii….

Hahahahah setelah lama Vario 125 ISS brojol, ane baru mau ulas sekarang… Maklum broo… dari dulu kepikiran mau ubah Vario 125 biasa ke ISS sampe rambut rontok tetep gak nemu triknya.

Sesuai judul di atas… Fitur ISS atau Idling Stop System ternyata gak mudah di contek atau di tiru dengan part2 akal-akalan.

Udah ane pikir dalem-dalem gimana cara mencontek fitur ini agar biaya gak membengkak seperti halnya mengganti part2 khusus di Vario ISS ini.

Sumpeh ane nyerahhhhhhhh… hahahahahahah…

Nah… sebenernya apa sih fitur ISS itu..???

Definisi ISS

ISS – Idling Stop System merupakan sistem cerdas yang secara otomatis mematikan mesin sementara saat berhenti lebih dari 3 detik.. dan menghidupkan kembali hanya dengan memutar tuas gas…

Simpel, Cerdas dan Mudah…

Bagi pemilik Vario 125 versi lawas banyak yang kepincut fitur ini, selain canggih, fitur ini jelas membuat lebih hemat BBM..

Tentu saja ada syarat-syarat tertentu agar system ISS ini bekerja.

Jangan sampe kita lagi manasin mesin tiba-tiba setelah 3 detik mesin mati… nek iki malah ngrepoti bro…

Syarat ISS bekerja

Nah untuk menanggulangi hal tersebut, maka ada syarat khusus agar system ISS ini bekerja.

– mesin minimal harus sudah bersuhu kira-kira 60 derajad Celcius

– motor telah di kendarai dengan kecepatan minimal 10 km/jam.

Nah… dengan kedua syarat tersebut maka gak akan kejadian manasin motor tiba2 mesin mati broo……

Lalu seperti apa konfigurasi mesin Vario 125 ISS ini..???

Liat gambar  masbroo….

Konfigurasi ISS

Part-part pendukung system ISS diantaranya..

Idling Stop Switch ( saklar pilihan Idling Stop aktif atau non aktif ) berada di setang sebelah kanan.

Stand By indikator... berupa lampu berwarna hijau yang akan berkedip bila system ISS ini bekerja.

–  ECT ( Engine Coolant Temperatur )  sensor suhu yang akan mengirim sinyal untuk mengaktifkan ISS ketika suhu mesin telah mencapai 60 derajad Celsius.

VS ( Vehicle Spped ) sensor kecepatan yang akan mengirim sinyal untuk mengaktifkan ISS ketiak telah berjalan minimal 10 km/jam.

ECM ( Engine Control Modul ) merupakan otak dari seluruh rangkaian injeksi termasuk program ISS ini tertanam disini.

Lalu apa part pembeda dengan Vario 125 biasa..???

Part pembeda dengan versi biasa 2

Part pembeda Vario 125 ISS dengan Vario 125 biasa diantaranya…

–  dari bagian setang sebelah kanan terdapat saklar Idling Stop berfungsi untuk mengaktifkan atau me-non aktifkan fitur ISS

– dari panel spidometer terdapat indikator ISS

Vario ISS

Lalu part pembeda lainnya berada pada ECM dan kabel body’nya…

Pada Vario 125 ISS ini pengisian setrum ke accu di naikkan 1,6 x di banding Vario 125 biasa.

Hal ini di maksudkan agar adanya keseimbangan antara pengisian dan pemakaian batery terutama karna adanya fitur ISS ini yang mengharuskan starter ACG bekerja lebih sering dari pada versi non ISS.

Meski sebenarnya pemakaian setrum lebih banyak terpakai pada fitur AHO’nya ketimbang ACG starter, karena ketika mesin mati saat ISS bekerja, Lampu depan akan tetap terus menyala… Nah lhoooo..

Part pembeda dengan versi biasa

Ane dah berfikir keras gimana cara mencontek fitur ISS ini buat di aplikasikan ke versi non ISS..

Sampe botak juga keknya gak bisa masbro… mau gak mau ya jual Vario 125 lama dan beli yang berfitur ISS, atau beli part2 di atas yang harganya tentu GAK MURAH…. heheheheheheh

Tetep ane acungin jempol tenan buat AHM yang mau menurunkan fitur asli PCX ini ke matic lokal Honda..

Jadi kita bisa menikmati fitur yang dahulunya mahal menjadi lebih terjangkau…

Gak cuman sebatas teori… Ketika ane mencobanya langsung….

Hmm….. asik tenan masbroo….. mesin otomatis mati setelah 3 detik pada kondisi langsam, dan hanya perlu tarik gas… mesin langsung menyala tanpa hambatan apapun…

ALUSSSSSSSSSSSS……..

Test Ride Vario ISS - AHM

Bagaimana pendapat masbro mengenaVario 125 ISS..???

Bloger Visit AHM

Semoga kepingin.. :mrgreen:

Iklan

Komentar»

1. emir99 - 19 Mei 2013

Jan**rik, tiwas tuku sing vario 125 lawas Mas.. Tibakno yo ora saget di tiru kalih njenengan… Padahal dienteni oprekane 😦

adrian - 23 Mei 2013

asyik lagi inden iss. dah 22 hari mungkin 7 hari lagi datang ? ;(

2. Khabib Jetfire - Tonnie - 19 Mei 2013

mek giper ternyata nyerah.. 😆

3. Fitready - 19 Mei 2013

kibarkan bendera putih nih 😛

4. Gosong - 19 Mei 2013

Iss nya keren, tp ane gak suka cbs nya
Jd trpaksa minang non iss
Kalo ada iss+non cbs, pasti ane sikat yang itu.

5. Trisna Ariwibawa - 19 Mei 2013

Mantap, bnyak sensor juga ya..
http://trexton.wordpress.com/

6. rusmanjay - 19 Mei 2013

fitur canggih

7. surya.ae - 19 Mei 2013

harusny lampu utama di kasih fitur mati otomatis, kayak pulsar 180!
Vario lawas di kasih engine cut dah jadi iss manual bro! 😀 hahaha

8. Gondes - 19 Mei 2013

Inilah kelebihan honda valuenya lebih disini kalau yamaha racing dimesinnya yaa bingung milihnya

9. Ujang Nurdin - 19 Mei 2013

Betul, pake engine cut aja, trus pasang saklar starter ( relay) di dlm kabel gas (persi akal2an :D) trus ketika mesin hidup, saklar tsb harus jd non aktip. Jd ketika di lampu merah, tinggal tekan tombol engine cut, tar ketika mau jalan, tinggal gas aja hehehe. Tp iritnya jg ga terlalu jauh ko. Malah masih kalah irit dg Beat Fi

10. orong-orong - 19 Mei 2013
11. tyok - 19 Mei 2013

syaratnya satu lg mas,kalau idle rpm di adjust agak kecil lg dr spec fitur issnya nggak kerja
soale kemarin istriq komplain

12. balitour - 20 Mei 2013

Kekurangan nya adlh jok yg nggak nyaman. Menurut sy. Rider vario iss seminggu langsung di gae tabrakan

13. pritikiew - 20 Mei 2013

kok ga dari dulu ya dimasukin iss di vario 125. Kalo gini kan kasian owner vario non iss. Udah terlanjur beli mahal mahal,kredit,belum lunas pula,eh udah keluar yg hitech tapi selisih sedikit…

14. pritikiew - 20 Mei 2013

tapi dites wak haji cuma selisih 5.5 persen kok iritnya. Tapi iklannya kok 30 persen ya?

15. masshar2000 - 21 Mei 2013

tiwas tuku sing biasa..mosok didol maneh..rugi to..dadi rego seken, harusnya ahm nunggu setahun lg, mosok br setahun rilis,langsung diberi unggulan..gawe gelo ae..

16. sirio110 - 24 Mei 2013

iso jadi saklar lampu jadi tak aho…wkwwkwk

17. Arey Purnawan - 1 Juni 2013

Pake microcontroller jadi solusinya, tinggal baca sensor VS dan ECTnya kemudian dibuat statement untuk memutuskan koneksi layaknya di switch standar.

Jadi intinya harus pake modul tambahan, karena mengingat sampai saat ini belum nemu cara mapping ulang ECM Vario 125.

18. ipanase - 31 Agustus 2013

nyosss iki

19. djoshe - 23 September 2013

ayoo tukeran 😀
http:// djoshe.wordpress.com/2013/07/27/braket-box-vario-125-jadi-lebih-cakep/

20. Berburu Part Vario 125 ISS | MAZPED BLOG - 7 Maret 2014

[…] saja bisa masbro… Seperti yang pernah ane ulas diartikel lawas bahwa ada beberapa part pembeda antara Vario 125 biasa dgn Vario 125 […]

21. Liu Jin - 11 Maret 2014

mas bro,,vario iss ku yang baru beli des’13 agak rewel, bila kecepatan tidak di atas 60 km idling tidak bisa mati sendiri saat di lampu merah tolong bantuannya,makasih…siroj..

rahadian reza r - 15 Agustus 2014

@liujin. Ane juga sama pengguna viss 2013akhir. Iss ame juga ga nyala padahal udah jalan 20km dengan speed >60km/h. Ternyata setelah dicari tau. Ane coba pegang knalpot sama mesin ternyata masih dingin! Konstruks dan rancangan sisip radiator menerima hembusan angin yang sempurna jadi kipas jalan angin besar. Mesin ya dingin terus. Terbukti ketika pagi2 masuk lampu merah. Switch idling udah on. Tapi ga mati2. Justru mesin terus menyala lalu beberapa lama mati krena kipas bekerja sedikit hembusan angin tidak ada. Akhirnya idling stop on. Putar gas nyala lagi dh. Permasalahannya suhu yang 60derajat c. Belum tercappai. Saran ane panasin dulu vissnya


Bagaimana Menurut Masbro....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s