jump to navigation

Senjata Baru Mazped – Light Meter 14 Juni 2014

Posted by MazPed in Review.
Tags: ,
trackback

image

Ketika kita mencoba meng-upgrade lampu utama ( headlamp ) entah dgn bohlam halogen, HID atau LED pasti muncul pertanyaan….

TERANGAN MANA SIH…???

Kita tentu gak akan menelan mentah-mentah testi sales penjual lampu…
Yang jual LED akan bilang LED lebih terang dari HID…
Yang jual HID juga bilang HID terangnya juara…
Yang jual halogen juga bilang.. halogen lebih terang dari lampu standar…

Bagi yang lagi bingung pengen upgrade pencahayaan lampu pasti akan tambah pusing dgn banyaknya sales yg selalu mengunggulkan produk dagangannya…

Bermodal spek di atas kertas pun tak menjamin hasil aktualnya.. ya gak..??

image

LIGHT METER….. sebuah alat digital yang mampu mengukur cahaya dgn satuan LUX dan FC ( sementara ane blm paham dgn satuan ini )
Setidaknya dgn alat bantu ini kita bisa membandingkan secara terukur antara hasil cahaya satu dgn hasil cahaya lain’nya… tanpa harus debat kusir yg gak akan ada habisnya.

Alat yg dibandrol 200ribuan ini cara pakenya cukup mudah…
Ada semacam bola putih sebagai sensor input cahaya, yang kemudian hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD.

image

Hasil pengukuran bisa diseting pada kekuatan maximal juga minimal…
Jadi pada mode ini hanya batas max dan min saja yg ditampilkan.

Atau juga bisa ditampilkan secara manual untuk melihat fluktuasi cahaya yg tertangkap.

image

Simpel kan….

Sayang.. manual book’nya pake bahasa luar yg ane sendiri susah memahaminya.. xixixixi…

image

Yuk…. ukur cahaya lampu motormu bro……

Iklan

Komentar»

1. ipanase - 14 Juni 2014

huahahaha, joss tenan lek senjatane

2. adhyg13 - 14 Juni 2014

maknyus senjatane . . . . .

3. motoramatir - 14 Juni 2014

pertamax kah??

4. psymon - 14 Juni 2014

terus kalo udah ketahuan ukuran kecerahan cahaya lampunya gimana.?

MazPed - 14 Juni 2014

Alat ini kan buat mengukur dan membandingkan.
Misal antara HID dang LED.

Tentu dgn mengetahui hasil pengukuran yg aktual, kita bisa memilih jenis lampu mana yg akan kita pake.

Dina - 17 Juni 2014

pilih yang terang tapi jangan yang silau lek πŸ˜€

5. Plat-R - 14 Juni 2014

injih om

6. psymon - 14 Juni 2014

hasil nya yg udah di ukur mana.? HID LED Halogen

MazPed - 15 Juni 2014

Hahahahah…
sabar masbro… ni alat baru mendarat tadi sore.
Masih puyeng baca pedoman pemakaian…

7. warungasep - 15 Juni 2014

Wah itu oskadon buat apa,hehe πŸ˜€ mantap kereen masbro… πŸ˜€
http://warungasep.wordpress.com/2014/06/14/hasil-kualifikasi-motogp-catalunya-2014-pedrosa-pole-position/

8. otogadjet - 15 Juni 2014

Mas tolong bikinin artikel cara matiin lampu belakang pada new blade/motor yg udah aho dong!

Soalnya dari kemaren nyari wiringnya msh bingung. Kalo buat lampu depan sih udah bisa mati

9. seNdal_jePit - 15 Juni 2014

jossss!!!!

10. nbsusanto - 15 Juni 2014

wapek ki joss!

11. galau - 15 Juni 2014

hasil dari pengukuran dipengaruhi oleh jarak cahaya dengan alat ukur..
njajal diukur sekang nggonku maz…
xixixixi

12. WhiteNevil - 15 Juni 2014

Nek aku pake ldr mas,ldr (sensor cahaya) itu sm kyk resistor,klo cahaya terang hambatannya semakin gede (ohm nya gede), klo semakin gelap hambatannya semakin kecil (ohm nya kecil).Wlaupun gk ada satuannya tp bs bandingin cahaya.Modal murah,tp hrs udh punya multimeter bwt ngukur ohmnya,hhe..

13. MazPed - 15 Juni 2014

LDR masih mumet mbacanya….

14. karSidi - 16 Juni 2014

oalah ini kan yg biasa dipake saat pemotretan model juga
bro gantungan kunci nya keren


Bagaimana Menurut Masbro....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s