jump to navigation

Modal Rp500,- Tingkatkan Performa Vario 125 15 Agustus 2014

Posted by MazPed in Uncategorized.
trackback

image

Ada yang tau nama part di atas…???

Resistor 1 ohm 2 watt…. di toko hanya 500 perak harganya.

Nah… bagaimana cara pengaplikasian part ini supaya bisa mendongkrak performa Vario 125..???

image

Trik ini sebenernya trik lawas yg udah di uji langsung oleh motorplus-online.
Trik memanipulasi voltase O2 sensor yang berefek pada meningkatnya debit BBM yg di semprotkan injector sehingga mesin mengalami kenaikan power dan torsi.
Artikel mengenai data kenaikan power dan torsi Vario 125 menggunakan Resistor silahkan klik disini.

Di motorplus udah di ketahui efek pemasangan Resistor thd performa Vario 125, yg jadi pertanyaan… gimana cara pasangnya…??

Yuk kita oprek sama-sama.

image

Pertama…. lepas dulu Soket dan Kabel O2 sensornya.
Letaknya kabel berada di holder coil, soket bawah menancap di O2 sensor yg letaknya dibawah busi, langsung cabut aja…
Soket atas berada diholder koil, lepas dgn hati-hati.

Kalo udah terlepas, maka ujudnya seperti ini.

image

Untuk semua type Honda injeksi bentuknya sama saja… mau CBR, Vario, PCX, Supra X , Verza dll.
Buat CB150R gak bisa… soalnya minus O2 sensor…. (kacian….)

image

Siapkan Resistor 0,47 ohm untuk setingan kering.. atau 1 ohm untuk setingan basah.

Potong kabel O2 sensor kira-kira 3 cm dari soket atas.

Kerok ujung Resistor dengan cutter seperti gambar diatas.. maksudnya agar sambungan dgn kabel nantinya akan lebih kuat daripada disolder ke kaki tembaganya.

Lalu hubungkan secara seri antara kabel dan Resistor dengan timah.
Usahakan solderan kuat dan rapi.

image

Penampakan stelah disolder seperti ini…

image

Tutup badan Resistor dengan selongsongnya biar aman dari panas mesin.
Setelah di pasang Resistor kabel soket O2 sensor jadi sedikit lebih panjang.

image

Yup… tinggal pasang dan sambung kembali…
Lalu rasakan bedanya…

Data dari motor.otomotifnet.com

image

Perbandingan awal, Vario 125 diajak ‘berlari’.
Power, 9,70 hp/ 8.900 rpm dan torsi 9,60 Nm/
6.400 rpm. Lalu dicangkokan kembali resistor
0,47 Ohm. Faktanya, bisa mendongkrak naik power
dan torsi. Hasilnya, power jadi 9,98 dk/ 8.900
rpm dan 9,79 Nm/ 6.100 rpm. Naik sekitar 0,28
dk dan 0,19 Nm.

Selamat mencoba.

Mari belajar utak-atik ama mazped
Email : admin@mazped.com
Whatsapp : 0878 7148 8426
PIN : 7F999AC0
Fb : Revan Aditya

Iklan

Komentar»

1. Yoshi - 15 Agustus 2014

joss banget

Anonim - 19 Agustus 2014

ni yg punya blog spertinya makhluk fby penyembah pigson katrok ato kawan2nya

2. gaplek mania - 15 Agustus 2014

kebolak balik ora opo2 kuwi?

MazPed - 15 Agustus 2014

Wolak-walik gak popo…

gaplek mania - 16 Agustus 2014

beat skupi iso ora lik?

MazPed - 16 Agustus 2014

Iso… tp injeksi, nak karbu raiso

3. omocho.com - 15 Agustus 2014

horeee jozzzz

4. riko - 15 Agustus 2014

mantap
jadi kepingin

5. ari - 15 Agustus 2014

harus 0.47 ohm ? bijimana kalo di gedein ohm nya ?

MazPed - 15 Agustus 2014

0,47 ohm untuk kering, dan 1 ohm untuk setingan basah.
Ukuran segitu untuk small engine

6. edo - 15 Agustus 2014

Makin boros donk

MazPed - 15 Agustus 2014

Jika torsinya meningkat justru makin irit.
Tapi irit atau boros gak akan berpaut jauh dgn standarnya.
Yang perlu di perhatikan adalah gaya riding kita.

7. Kobayogas - 15 Agustus 2014

duh nyerah 😀 terima beres bisa gak ya…
Artikel malam jumat the merinding series hadir lads… tantang nyalimu

http://kobayogas.com/2014/08/14/merinding-series-kisah-misteri-di-kampus-stt-texmaco/

MazPed - 15 Agustus 2014

Ni malem sabtu kang.. 😀

Mlayu ~~~(\ ˚o˚)/

Kobayogas - 15 Agustus 2014

artikelnya tetep terbit maren malem wkwkwkwk

Anonim - 15 Agustus 2014

Gambar nya kurang jelas gan…

8. dicky - 15 Agustus 2014

:D°˚˚°º»(y);)Sïïïρ:DŠïïïρ:D(y)º°˚˚°º;)

9. bikeaddict14 - 15 Agustus 2014
10. chakim92 - 15 Agustus 2014
11. Rideralam - 15 Agustus 2014

Jago

12. mbladeush - 16 Agustus 2014
13. sijidewe - 16 Agustus 2014
14. ♥♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♥ - 16 Agustus 2014

Mio j piye ??

MazPed - 16 Agustus 2014

Mio J rung enek sik gelem tak go malpraktek . Ngoahahahahahah

15. dani - 16 Agustus 2014

mantap ulikan nya gan… ane krg paham mekanik gan setingan basah kering tuh gmna ya…

16. feizuldaanis - 16 Agustus 2014

setingan basah kering,,, hadehhh

17. Diff Netgames - 17 Agustus 2014

Bueh mantep mas bro infonya, bisa jadi solusi WTF standart pakai knalpot tsukigi (embos) yg bikin berat tarikan bawah,,, tolong riwiernya dong mas bro,, ngarep,, ya

18. Maskur - 17 Agustus 2014

sip, tuku motore sik

eh merk lain piye

19. arie - 18 Agustus 2014

mase…kan kalo dipasang resistor kan kabel tambah panjang..kalau sebelum disolder kabel dipotong sesuai panjang resistor agar kabel sama panjang sebelum dan setelah dipasang resistor boleh ga?

MazPed - 18 Agustus 2014

Boleh aja….

Cuman nanti kalo mau balik ke standar kabelnya jadi gak cukup.

Main aman aja.

20. gondes - 19 Agustus 2014

Virus lagi virus lagi bengkel laku sesudah pasang ini percaya deh klo buat haRian

21. wawan - 19 Agustus 2014

untuk new CBR 150 sama aja ya mas pengaplikasiannya.?
bagusnya tetap pake yg 0,47/1 ohm ya mas.?

MazPed - 19 Agustus 2014

Cara pasangnya sama..
cuman nilai resistornya antara 2,5ohm – 5 ohm.

22. sugeng - 19 Agustus 2014

maksudnya basah kering nopo mas……….

romes - 21 Agustus 2014

Kalau g salah. Settingan basah itu untuk daerah yg udaranya lembab. Atau daerah yg dingin2..
Settingan kering untuk daerah2 yg cuacanya panas

23. ipanase - 20 Agustus 2014

jossss dadi basah :v

24. rusman - 20 Agustus 2014

pasang resistor seri berarti mengurangi tegangan sensor o2 kan?

kalau disetting dari ecu buat ngurangin tegangan ke sensor o2 sama ga?

25. cHUrutZZ - 20 Agustus 2014

Kalo upgrade performa lebih signifikan mana mas antara pasang resistor ini atau ganti per cvt pcx n fly roller kalo buat stop n go dlm kota?

26. romes - 21 Agustus 2014

Yg resistor 0.47ohm itu juga 2watt ya mas? Kalau dari gambar mas pakai yg 1ohm. Berarti motor mas setingannya setting basah?

27. Mukhofi Ajha - 21 Agustus 2014

Uji coba dlu ahk d motor Vario 125 .. semoga bisa…

28. bayu eka - 22 Agustus 2014

Sangat bermanfaat Om

29. Anonim - 24 Agustus 2014

untuk verza pake bagus pake resistor 0,47 atu 1 ohm mas bro?

30. fazri - 27 Agustus 2014

Selamat malam mazped, saya mau curhat nih, saya ada rencana pengen beat karbu ane dibikin injeksi, ane mau tanya part apa saja yg perlu di beli, dan harga part nya berapa gan, oia motor ane posisi udah bore up, jadi ane harus beli tb beat apa vario 125? Makasih gan sebelum nya, gan minta jawaban rinci ke email ane yaa, fazri7792@gmail.com

31. Anonim - 31 Agustus 2014

yg pnya block siapa nih…. boleh minta pin bbm na… buat tanya jawab…. makasih sebelum na….

32. sahara - 8 September 2014

Kalau ada penambahan resistor baik 0,47 / 1 ohm dari output Sensor O2 berarti campuran lebih kaya dari pada yang masih standard.
Bagaimana kalau pake dioda, bisa gak?
ada beberapa manfaat dioda, bisa menaikan dan menurunkan tegangan.

MazPed - 8 September 2014

Dioda itu penyearah mas…
Kalo dioda zener itu pembatas tegangan.

Tegangan dari sensor O2 itu berubah-ubah sesuai putaran mesin.
Kalo dibatasi pake dioda ya amburadul campuran’nya donk.

33. Andii - 10 September 2014

Wis tak coba mas.. d nggo harian malah, nggonaku resistor 1 ohm, feeling e sih nggo putaran atas dadi padet gas e mas.. mgkin krna debit bensin e meningkat.. lha wong d kasih sensor O2 kan ben ramah lingkungan juga sbner e.. tp nak terlalu irit yo tenagane loyo.. kabel sensor O2 tak lepas kok ttep nyala normal yo mas mesinku.. piye kuwi jal??

MazPed - 10 September 2014

Sensor itu ibarat indra..

Contoh misal mase pilek, indra penciumane terganggu, lak masih bisa jalan kan..??

(っˆヮˆ)っ ┼┼aa┼┼aa.. ┼┼aa┼┼aa..=))

34. Andii - 10 September 2014

Mosok.. nak pilek, ono maeman enak ttep iso nggoleki jek.. ngoahhahaha
Mas.. neng kene golek sng 0.47 ohm gk nemu, gek akhire nganggo sng 1 ohm.. kiro2 bedane cilik gedene tahanan ngaruh neng piye mas rasane mesin

35. sabda alam - 4 November 2014

Trik ini klo dpakai buat harian, ada pengaruh jangka panjangnya ga mas…?
Motor ku HSX 125 Helm In PGMFI, bisa diaplikasikan trik ini ga ya mas…?

MazPed - 4 November 2014

Gak ada pengaruh negatifnya kok.
Semua bisa asal ada O2 sensornya

Anonim - 28 November 2014

Mazped, bisa minta tolong kasih tau cara penyambungan kabel koil ultra speed di vartech 125? Aku bingung nyambung kabel merah sama hitam di koil racingnya.
Di koil ori ada kabel kuning dan putih strip hitam
Thanks sebelumnya.

36. Ari - 10 Desember 2014

Mas itu cara masang resistornya terserah atau harus pas warnanya.?

37. Anonim - 16 Desember 2014

bro… kira kira apa dg meningkatnya performa ato menambahnya power tdk berakibat apa apa…??? ntar takutnya terlalu panas bisa terjaterjadi kebakaran…

38. hamim - 31 Desember 2014

Mazped, kalo minta dipasangin ke AHASS kira2 mau ora yoo?

39. dimaz - 11 Januari 2015

jangan di ahaaas mas brooo,,, mengko malah di suruh beli motor lagi nyonyoor,,

40. doneedorami - 15 Januari 2015

Buset.. ! Wong kok ra iso meneng!! Ono2 Ψæ ! Ĥªªª… Ĥªªª… Ĥªªª =D’

41. roby - 27 Januari 2015

masbro, klo pake resistor itu,stelan klep wtfnya dirubah jg gak? klo stelan klep wtf sebetulnya berapa? mohon pencerahan…

MazPed - 27 Januari 2015

Gak perlu…


Bagaimana Menurut Masbro....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s